Kasus Jasmas, Tim Penyidik Jemput Paksa Mantan Anggota DPRD Surabaya

Kejaksaan Negeri Tanjung Perak menahan Saiful Aidy yang tersangka kasus korupsi dana jaring aspirasi masyarakat. Mantan anggota DPRD Kota Surabaya periode 2014 – 2019 ini dijemput paksa oleh tim penyidik di rumahnya yang berada di kawasan Simo Surabaya, Selasa (3/9/2019).

Tersangka ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim, untuk 20 hari ke depan. “Penahanan ini untuk mempercepat proses hukum ke pengadilan,” tegas Kasi Intel Kejari Tanjung Perak, Lingga Nuarie.

Dalam perkara ini, modus yang dilakukan tersangka adalah dengan menyetujui pengajuan proposal dari Agus Setiawan Jong (terdakwa dalam perkara yang sama). Agus mengkoordinir 230 RT yang ada di Surabaya. Nilainya mencapai Rp 4,9 miliar.

Ratusan proposal RT tersebut diminta Agus untuk pengadaan tenda, kursi dan sound system. Proposal itu diajukan ke sejumlah anggota dewan, termasuk Syaiful. Mantan anggota DPRD Surabaya lainnya yang juga terlibat dalam kasus ini dan sudah ditahan adalah Darmawan, Binti Rochmah dan Sugito.

“Dari total proposal yang dikoordinir Agus, ada 80 proposal yang diajukan dan disetujui SA (Syaiful Aidy). Peran tersangka bukan mark up, melainkan menerima fee dari Agus atas proposal yang disetujui. Nilainya kita lihat saja nanti di persidangan,” kata Lingga.

Dalam perkara ini, Syaiful dijerat pasal 2 dan 3 UU No. 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) junto UU No. 21 tentang perubahan atas UU No. 31/1999 tentang Pemberantasan Tipikor.

“Total ada enam anggota dewan yang mendapat pengajuan proposal dari Agus. Saat ini baru empat mantan anggota dewan yang kami tahan. Untuk yang lain kami akan lakukan upaya jemput paksa karena dipanggil tiga kali tidak hadir,” tegasnya. (gus)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Kasus Jasmas, Tim Penyidik Jemput Paksa Mantan Anggota DPRD Surabaya"